Cara Cerdas Memilih Perusahaan Bisnis Jaringan (MLM) Yang Ideal Di Era Digital

Artikel ini penulis buat berdasarkan pengalaman pribadi dan juga fakta di lapangan selama menjalani bisnis pemasaran jaringan (network marketing) atau yang lebih dikenal masyarakat dengan bisnis Multi Level Marketing (MLM).

Sedikit menyegarkan ingatan kita tentang bisnis MLM ini, penting untuk disadari bahwa perkembangan bisnis MLM saat ini telah begitu banyak mengalami perubahan dibandingkan dengan konsep awal terbentuknya sistem bisnis MLM Dunia sekitar tahun 1930-an (silahkan baca: https://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran_berjenjang).

Saat perkembangan kemajuan Teknologi Informasi (TI) terjadi bisnis MLM mau tidak mau harus beradaptasi dan menerapkan kecanggihan teknologi informasi, dan bagi yang tidak mampu beradaptasi dengan Teknologi Informasi jelas akan tertinggal jauh…bahkan kemungkinan besar akan “mati” seperti yang telah dialami beberapa perusahaan MLM besar yang pernah ada di Indonesia.

Pemasaran berjenjang (MLM) adalah strategi pemasaran di mana tenaga penjual (sales) tidak hanya mendapatkan kompensasi atas penjualan yang mereka hasilkan, tetapi juga atas hasil penjualan sales lain yang mereka rekrut. Tenaga penjual yang direkrut tersebut dikenal dengan anggota “downline”, sedangkan tenaga penjual yang merekrutnya dikenal sebagai “upline”.

Lantas teknologi informasi seperti apa yang dapat digunakan oleh sebuah perusahaan MLM dalam menunjang perkembangan bisnisnya dan membantu para member, upline, dan para leader mengembangkan jaringan bisnis pemasarannya?

Pertama, yang harus ada di perusahaan MLM yang telah menerapkan teknologi informasi adalah adanya sebuah official website atau website resmi perusahaan. Website resmi perusahaan ini biasanya (minimal) akan memuat berbagai informasi & fasilitas:

  1. Profil perusahaan. Profil perusahaan memberikan informasi mengenai legalitas, Dewan Direksi, Customer Service, produk/layanan, dll.
  2. Update berbagi informasi terbaru mengenai perkembangan perusahaan, agenda/jadwal kegiatan, berita/pengumuman2, dan sejenisnya.
  3. Fasilitas Member/Agen Virtual Office (AVO). Fasilitas AVO ini merupakan Member Area untuk kegiatan administrasi mitra member perusahaan yang berkaitan dengan form pendaftaran member baru, laporan data perkembangan jaringan grup, laporan bonus-bonus, penambahan/perubahan kelengkapan data member, fasilitas repeat order, replika URL web promosi/rekrut, dll. Contohnya seperti ini: HNI HPAI.
  4. Fasilitas-fasilitas di atas biasanya akan diikuti oleh para leader sebuah perusahaan MLM dengan membuat Website Support untuk grup/tim-nya masing-masing sebagai media pengembangan & pembinaan bisnis. Contohnya seperti web support ini: HPA Network.
  5. Fasilitas Forum/Diskusi/Chat Online seperti Grup WA, Grup Telegram, Facebook Fan Page, Facebook Group, dll.

Jadi, jika Anda berniat untuk bergabung dengan perusahaan MLM yang digitalize maka pilihlah yang minimal telah menggunakan media teknologi informasi seperti di atas. Semoga bermanfaat… 🙂

Baca Juga: “Tips Cerdas Sukses Berbisnis MLM Ala Digital Internet Marketing”

 

Ade Supriyatna
——————
Internet Marketer
Praktisi Bisnis Jaringan & Bisnis Online
Digital Creator

Please follow and like us:
error

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *